Sebagai pemilik komputer tentu kita menginginkan komputer yang kita gunakan selalu berada dalam kondisi optimal. Tetapi kadang kita tidak peduli terhadap "kesehatan" komputer kita, tiap hari kita gunakan tetapi tidak pernah kita rawat sehingga semakin hari komputer kita semakin lambat, tidak stabil bahkan sering crash.
Dalam tulisan ini saya akan berbagi tips sederhana tentang 5 langkah mudah mengoptimalkan sistem komputer agar kinerjanya tetap optimal.
1. Bersihkan Registry Windows
Untuk membersihkan registry ini sebenarnya kita bisa melakukannya secara manual dengan cara menghapus key registry yang tidak diperlukan, tetapi tentunya cara ini tidak efisien. Untuk itu cara membersihkan registry windows yang paling mudah adalah dengan menggunakan bantuan software seperti misalnya yang sering saya pake yaitu Wise Registry Cleaner.
2. Update Hardware Driver
Driver yang tidak cocok atau sudah usang (outdated) dapat menyebabkan suatu device tidak dapat berkomunikasi dengan baik dengan system komputer lainnya sehingga daat menyebabkan komputer berjalan lambat dan tidak stabil (sering hang atau crash). Untuk itu kita perlu untuk selalu memperbaharui driver komputer dengan cara mengupdatenya secara rutin.
Cara mudah untuk mengupdate driver-driver yang dibutuhkan adalah dengan menggunakan bantuan software seperti misalnya Update Driver dengan DriverEasy.
3. Bersihkan Hardisk dari File Sampah.
File-file sampah seperti file sisa instalasi, temporary internet file, history file, error log dan sebagainya dapat memperlambat kinerja komputer. Oleh karena itu bersihkanlah selalu file-file sampah ini secara teratur. Untuk membersihkan file-file ini saya rasa cukup dengan menjalankan tool disk clean-up bawaan windows.
Untuk menjalankan disk clean-up di windows 7, klik tombol Start, ketik: cleanup pada kotak Search programs and file, lalu pilih hardisk yang akan dibersihkan.
4. Defrag Hardisk
Melakukan defrag hardisk dapat mengoptimalkan system komputer secara signifikan. Oleh karena itu lakukanlah defrag hardisk secara rutin atau setelah melakukan modifikasi data seperti misalnya instalasi program dan menghapus atau menambahkan file berukuran besar. Untuk melakukan defrag hardisk kita bisa melakukannya dengan tool bawaan windows seperti pada postingan tentang cara defrag hardisk di windows 7atau dengan menggunakan bantuan software lain seperti misalnya smartdefrag atau defragler.
5. Bersihkan komputer dari Malware
Virus, Spyware, Trojan adalah jenis-jenis malware yang dapat menyerang dan merusak sistem komputer. Gunakanlah Antivirus yang selalu update ntuk membentengi komputer dari berbagai program jahat tersebut. Ada baiknya juga kita selalu menjaga komputer dengan cara menghindari malware tersebut, namun apabila komputer terlanjur terkena virus dan malware lainnya, gunakanlah aplikasi seperti malwarebyte untuk membersihkan malware tersebut atau men-scan komputer secara offline dengan menggunakan antivirus rescue disk dari berbagai vendor antivirus seperti misalnya AVG Rescue Disk.
27 April 2012
Tanpa disengaja kadang kita menghapus file-file yang masih dibutuhkan. Jika kita mempunyai backup file tersebut, mungkin kita tidak terlalu mempermasalahkannya tetapi kalau file tersebut belum dibackup tentu akan menimbulkan kekesalan tersendiri. Apabila Anda mengalami hal tersebut, mungkin saatnya untuk mencoba software file recovery yang bisa mengembalikan data-data yang terhapus tadi. Salah satu file recovery yang patut Anda coba adalah Pandora Data Recovery Software. Meskipun gratis, aplikasi Pandora Data Recovery Software ini dapat kita andalkan untuk menemukan dan me-recovery data yang telah terhapus pada media peyimpanan seperti hardisk dan memory card yang diformat dengan system file FAT16, FAT32, NTFS, NTFS5 dan NTFS/EFS. Pandora Data Recovery Software bisa me-recover data dalam bentuk file video (.avi, .mpg, .mov), foto (bmp, jpg, png, gif) dan format document lainnya. Berikut beberapa fitur dari Pandora Data Recovery Software: Kemampuan untuk menelusuri atau mencari file dihapus. Kemampuan untuk melihat (preview) gambar yang dihapus atau file teks sebelum di recover. Kemampuan untuk mengembalikan data dari file arsip, dienkripsi dan dikompresi Kemampuan untuk melihat file properti seperti jenis file, tanggal penghapusan, tanggal dibuat, tanggal dimodifikasi dll. Klik kanan pada file dan klik "Properties" untuk melihatnya. Kemampuan untuk melihat properti dari semua drive logis pada drive komputer. Kemampuan untuk memulihkan file yang dihapus baik drive lokal atau drive jaringan remote termasuk flash drive. Pandora data recovery software dapat berjalan pada sistem operasi windows 7, windows vista, windows XP, windows 2003 dan windows 2000. Untuk hasil yang lebih baik, tentukan media peyimpanan file hasil recovery pada hardisk eksternal, mapping drive dalam jaringan atau USB Flashdisk. Apabila Anda tertarik silahkan download aplikasi Pandora Data Recovery Software disini.
Tanpa disengaja kadang kita menghapus file-file yang masih dibutuhkan. Jika kita mempunyai backup file tersebut, mungkin kita tidak terlalu mempermasalahkannya tetapi kalau file tersebut belum dibackup tentu akan menimbulkan kekesalan tersendiri.
Apabila Anda mengalami hal tersebut, mungkin saatnya untuk mencoba software file recovery yang bisa mengembalikan data-data yang terhapus tadi. Salah satu file recovery yang patut Anda coba adalah Pandora Data Recovery Software.
Meskipun gratis, aplikasi Pandora Data Recovery Software ini dapat kita andalkan untuk menemukan dan me-recovery data yang telah terhapus pada media peyimpanan seperti hardisk dan memory card yang diformat dengan system file FAT16, FAT32, NTFS, NTFS5 dan NTFS/EFS. Pandora Data Recovery Software bisa me-recover data dalam bentuk file video (.avi, .mpg, .mov), foto (bmp, jpg, png, gif) dan format document lainnya.
Berikut beberapa fitur dari Pandora Data Recovery Software:
Apabila Anda tertarik silahkan download aplikasi Pandora Data Recovery Software disini.
Apabila Anda mengalami hal tersebut, mungkin saatnya untuk mencoba software file recovery yang bisa mengembalikan data-data yang terhapus tadi. Salah satu file recovery yang patut Anda coba adalah Pandora Data Recovery Software.
Meskipun gratis, aplikasi Pandora Data Recovery Software ini dapat kita andalkan untuk menemukan dan me-recovery data yang telah terhapus pada media peyimpanan seperti hardisk dan memory card yang diformat dengan system file FAT16, FAT32, NTFS, NTFS5 dan NTFS/EFS. Pandora Data Recovery Software bisa me-recover data dalam bentuk file video (.avi, .mpg, .mov), foto (bmp, jpg, png, gif) dan format document lainnya.
Berikut beberapa fitur dari Pandora Data Recovery Software:
- Kemampuan untuk menelusuri atau mencari file dihapus.
- Kemampuan untuk melihat (preview) gambar yang dihapus atau file teks sebelum di recover.
- Kemampuan untuk mengembalikan data dari file arsip, dienkripsi dan dikompresi
- Kemampuan untuk melihat file properti seperti jenis file, tanggal penghapusan, tanggal dibuat, tanggal dimodifikasi dll. Klik kanan pada file dan klik "Properties" untuk melihatnya.
- Kemampuan untuk melihat properti dari semua drive logis pada drive komputer.
- Kemampuan untuk memulihkan file yang dihapus baik drive lokal atau drive jaringan remote termasuk flash drive.
Apabila Anda tertarik silahkan download aplikasi Pandora Data Recovery Software disini.
Cara Install Linux dari Flashdisk
Cara instal linux dari flashdisk atau cara membuat linux live USB ini dapat dengan mudah kita lakukan dengan menggunakan sebuah aplikasi yang bernama Universal USB Installer.
Live Linux USB yaitu sebuah USB Flashdisk bootable yang berisi system operasi linux. Aplikasi Universal USB Installer sendiri mensupport beragam distro linux seperti Ubuntu, Centos, Fedora, membuat USB Emergency Disk, bahkan bisa juga dibuat untuk Windows 7 dan Windows 8 Installer.
Dengan beragam distro linux yang disupport tersebut tentunya akan memudahkan kita yang sedang belajar atau mencoba memilih distro linux mana yang kita minati. Sebagai teknisi komputer juga kita bisa menggunakan aplikasi Universal USB Installer untuk membuat "emergency disk" seperti Hirens atau AVGRescue CD untuk troubleshooting kerusakan komputer.
Sebelum membuat Linux Live USB ini, kita persiapkan terlebih dahulu hal-hal yang dibutuhkan yaitu:
Seperti terlihat pada gambar diatas, untuk membuat linux live USB dengan Universal USB Installer ini sangatlah mudah. Kita tinggal pilih distro linux yang akan digunakan, pilih file ISO imagenya yang sudah kita simpan sebelumnya lalu pilih drive USB dan klik Create.
Pada step 4 ada fitur Persistence, yang berarti setelah kita booting dan menjalankan linux, maka segala perubahan (setting) dan penambahan file bisa tersimpan di USB. Kita juga bisa menginstall software di linan software ini akan tersimpan meski kita restart komputer atau booting ulang. Ukuran storage untuk fitur Persistence ini ux dbisa kita atur dan sebaiknya USB Flashdisk kita mempunyai kapasitas yang cukup besar.
Live Linux USB yaitu sebuah USB Flashdisk bootable yang berisi system operasi linux. Aplikasi Universal USB Installer sendiri mensupport beragam distro linux seperti Ubuntu, Centos, Fedora, membuat USB Emergency Disk, bahkan bisa juga dibuat untuk Windows 7 dan Windows 8 Installer.
Dengan beragam distro linux yang disupport tersebut tentunya akan memudahkan kita yang sedang belajar atau mencoba memilih distro linux mana yang kita minati. Sebagai teknisi komputer juga kita bisa menggunakan aplikasi Universal USB Installer untuk membuat "emergency disk" seperti Hirens atau AVGRescue CD untuk troubleshooting kerusakan komputer.
Sebelum membuat Linux Live USB ini, kita persiapkan terlebih dahulu hal-hal yang dibutuhkan yaitu:
- Aplikasi Universal USB Installer, dapat didownload disini
- USB Flashdisk berukuran 1GB - 4 GB, tergantung dari distro linux yang akan kita masukan.
- File image dalam bentuk .ISO dari distro linux tersebut.
Seperti terlihat pada gambar diatas, untuk membuat linux live USB dengan Universal USB Installer ini sangatlah mudah. Kita tinggal pilih distro linux yang akan digunakan, pilih file ISO imagenya yang sudah kita simpan sebelumnya lalu pilih drive USB dan klik Create.
Pada step 4 ada fitur Persistence, yang berarti setelah kita booting dan menjalankan linux, maka segala perubahan (setting) dan penambahan file bisa tersimpan di USB. Kita juga bisa menginstall software di linan software ini akan tersimpan meski kita restart komputer atau booting ulang. Ukuran storage untuk fitur Persistence ini ux dbisa kita atur dan sebaiknya USB Flashdisk kita mempunyai kapasitas yang cukup besar.
Cara Membersihkan Registry Windows
Registry merupakan bagian yang memegang peranan penting dalam system operasi windows. Registry merupakan sebuah basis data (database) yang disusun secara hierarkis yang berisi informasi mengenai konfigurasi sebuah sistem, mulai dari konfigurasi perangkat keras, perangkat lunak, asosiasi ekstensi berkas dengan aplikasinya hingga preferensi pengguna.
Selama komputer berjalan tentunya banyak hal yang terjadi seperti penambahan peripheral (hardware), update driver, install dan uninstall aplikasi, modifikasi data dan semua aktifitas lainnya, semuanya akan semakin menambah isi dan ukuran registry komputer kita. Sayangnya tidak semua bahkan mungkin banyak dari informasi dalam registry tersebut yang sudah tidak terpakai lagi tetapi tetap tersimpan dalam registry sehingga dapat menyebabkan komputer berjalan semakin lambat dan system tidak stabil.
Bagaimana Cara Membersihkan Registry Windows
Untuk membersihkan registry dari data-data yang invalid atau sudah tidak terpakai kita bisa menggunakan bantuan aplikasi yang biasa disebut sebagai "registry cleaner". Dari beberapa aplikasi registry cleaner yang pernah dicoba, saya merasa cukup nyaman menggunakan aplikasi yang bernama "Wise Registry Cleaner".
Berikut beberapa fitur dari Wise Registry Cleaner:
Apabila ada entries invalid yang membandel, jalankan kembali proses scaning dan cleaning. Bagi temen-temen yang mau mencoba aplikasi Wise Registry Cleaner dapat mendownloadnya disini
Selama komputer berjalan tentunya banyak hal yang terjadi seperti penambahan peripheral (hardware), update driver, install dan uninstall aplikasi, modifikasi data dan semua aktifitas lainnya, semuanya akan semakin menambah isi dan ukuran registry komputer kita. Sayangnya tidak semua bahkan mungkin banyak dari informasi dalam registry tersebut yang sudah tidak terpakai lagi tetapi tetap tersimpan dalam registry sehingga dapat menyebabkan komputer berjalan semakin lambat dan system tidak stabil.
Bagaimana Cara Membersihkan Registry Windows
Untuk membersihkan registry dari data-data yang invalid atau sudah tidak terpakai kita bisa menggunakan bantuan aplikasi yang biasa disebut sebagai "registry cleaner". Dari beberapa aplikasi registry cleaner yang pernah dicoba, saya merasa cukup nyaman menggunakan aplikasi yang bernama "Wise Registry Cleaner".
Berikut beberapa fitur dari Wise Registry Cleaner:
- Full Registry Backup/Restore
- Create System Restore Point
- Create undo data for each clean-up operation.
- Check Registry deeply
- Check COM/ActiveX keys
- Check Application Path Keys
- Check Windows Fonts Keys
- Check Shared DLL Keys
- Check User MRU Lists
- Check Uninstall Entries
- Check File Extensions Keys
- Check IE URL History List Keys
- Check Sounds of Application Event
- Check Windows Startup Items
- Check Image File Execution Options
- Check Empty Keys Safe.
- Kill Trojans and Spywares which use registry to spread and do damage.
Apabila ada entries invalid yang membandel, jalankan kembali proses scaning dan cleaning. Bagi temen-temen yang mau mencoba aplikasi Wise Registry Cleaner dapat mendownloadnya disini
Mengenal Fragmentasi dan Defragmentasi Hardisk
Pada awalnya setiap file-file ditulis pada suatu hardisk dalam lokasi yang tersusun rapi/ saling berdekatan, tidak ada free space (ruang kosong) diantara file-file tersebut. Seiring dengan berjalannya waktu, tidak hanya file-file baru saja yang terus mengisi hardisk, tetapi terjadi juga perubahan pada file-file lama, menjadi bertambah, berkurang bahkan terhapus.
Dampak dari aktifitas tersebut menyebabkan suatu kondisi dimana peletakan file-file tidak tersusun rapi lagi, dimana sering terdapat ruang kosong karena data yang terhapus dan peletakan potongan file baru yang tidak beraturan lagi. Hal ini yang menyebabkan ruang penyimpanan pada hardisk digunakan secara tidak efisien dan bisa mengurangi kapasitas penyimpanan. inilah yang biasa disebut dengan istilah "fragmentasi pada hardisk".
Fragmentasi pada hardisk merupakan hal wajar dan tidak dapat dihindari. Tetapi dampak dari fragmentasi hardisk ini bisa menyebabkan komputer berjalan sangat lambat karena ada waktu tambahan untuk "mencari-cari" lokasi beberapa potongan file yang tersebar secara tidak beraturan tersebut.
Bagaimana cara mengatasi Fragmentasi Hardisk
Untuk mengatasi fragmentasi hardisk tersebut, yang harus kita lakukan tentunya adalah menyusun ulang kembali file-file yang tersimpan secara tidak beraturan tersebut yang diistilahkan dengan "defragmentasi hardisk". Ilustrasi sederhana tentang fragmentasi dan defragmentasi pada hardisk dapat dilihat pada gambar dibawah:
Seperti terlihat pada gambar, pada awalnya file terseusun secara rapih, kemudian setelah ada penambahan pada file pertama maka akan terjadi fragmentasi hardisk. Dengan menjalankan defragmentasi maka file-file dalam hardisk kembali tersusun secara rapih.
Untuk melakukan defragmentasi hardisk tersebut kita bisa menggunakan Tool bawaan windows atau menggunakan beberapa aplikasi pihak ketiga seperti defragler dan mydefrag.
Berikut cara untuk menjalankan apliaksi defrag hardisk dengan tool bawaaan pada windows 7:
Dampak dari aktifitas tersebut menyebabkan suatu kondisi dimana peletakan file-file tidak tersusun rapi lagi, dimana sering terdapat ruang kosong karena data yang terhapus dan peletakan potongan file baru yang tidak beraturan lagi. Hal ini yang menyebabkan ruang penyimpanan pada hardisk digunakan secara tidak efisien dan bisa mengurangi kapasitas penyimpanan. inilah yang biasa disebut dengan istilah "fragmentasi pada hardisk".
Fragmentasi pada hardisk merupakan hal wajar dan tidak dapat dihindari. Tetapi dampak dari fragmentasi hardisk ini bisa menyebabkan komputer berjalan sangat lambat karena ada waktu tambahan untuk "mencari-cari" lokasi beberapa potongan file yang tersebar secara tidak beraturan tersebut.
Bagaimana cara mengatasi Fragmentasi Hardisk
Untuk mengatasi fragmentasi hardisk tersebut, yang harus kita lakukan tentunya adalah menyusun ulang kembali file-file yang tersimpan secara tidak beraturan tersebut yang diistilahkan dengan "defragmentasi hardisk". Ilustrasi sederhana tentang fragmentasi dan defragmentasi pada hardisk dapat dilihat pada gambar dibawah:
Seperti terlihat pada gambar, pada awalnya file terseusun secara rapih, kemudian setelah ada penambahan pada file pertama maka akan terjadi fragmentasi hardisk. Dengan menjalankan defragmentasi maka file-file dalam hardisk kembali tersusun secara rapih.
Untuk melakukan defragmentasi hardisk tersebut kita bisa menggunakan Tool bawaan windows atau menggunakan beberapa aplikasi pihak ketiga seperti defragler dan mydefrag.
Berikut cara untuk menjalankan apliaksi defrag hardisk dengan tool bawaaan pada windows 7:
- Klik Start - All Program - Accessories - System Tools - Disk Defragmenter.
- Klik Analyze untuk melihat seberapa banayk persentase fragmentasi pada hardisk
- Klik Defragment Disk untuk memulai men-defrag hardisk.
- Apabila diperlukan kita juga bisa menjadwalkan defragmentasi hardisk dengan klik Configure schedule..
19 April 2012
Tips Cara Memilih Flashdisk
Tips memilih USB Flashdisk ini sengaja saya tulis untuk sekedar berbagi pengalaman dalam memilih USB Flashdisk yang akan kita beli. Maklum saja dari beberapa pengalaman saya dan beberapa temen dalam membeli USB Flashdisk, kadang berakhir dengan cerita buruk, mulai dari kecepatan baca-tulis (copy data) yang lambat sampai dengan Flashdisk yang tidak terbaca dan flashdisk rusak (mati-total) sama sekali.
Beberapa kerusakan Flashdisk seperti flashdisk yang terbaca 0 byte, flashdisk error dan beberapa kerusakan flashdisk lainnya masih bisa diperbaiki dengan menggunakan software untuk memperbaiki flashdisk. Tetapi data yang tersimpan didalamnya kadang tidak dapat diselamatkan. Untuk itu pandai-pandailah memilih USB Flashisk sebelum memutuskan untuk membelinya.
Berikut ini adalah beberapa tips dalam memilih USB Flashdisk yang akan kita beli:
1. Merek Flashdisk
Menentukan merek flashdisk tujuan utamanya adalah berkaitan dengan kualitas, standarisasi produk, dukungan software, garansi dan layanan purna jual dari flashdisk tersebut. Dipasaran banyak sekali merek flashdisk yang tersedia seperti misalnya : ADATA, KINGSTON, HP, TRANSCEND, NEXUS, SANDISK, PENDRIVE dan masih banyak lagi.
Untuk mencari merek yang mempunyai reputasi "baik" dalam hal kualitas dan layanan, kita bisa mencari tau di internet seperti lewat forum, blog dan situs jual beli online, disini kita pilih yang most selling atau banyak direview dan direkomendasikan orang lain. Kemudian kita cari website resminya untuk melihat-lihat fitur dan layanan yang tersedia.
2. Kapasitas Penyimpanan
Mengenai kapasitas peyimpanan Flashdisk ini saya mempunyai cerita dari pengalaman seorang teman. Waktu itu dia membeli sebuah flashdisk secara online dengan kapasitas flashdisk sebesar 250GB dengan harga Rp 150.000,- Harga yang menurut saya sangat murah untuk kapasitas sebesar itu, sayapun dalam hati cuma bisa berkata "Flashdisk ini sepertinya palsu dan tak akan bertahan lama". Benar saja hanya dalam hitungan minggu, flashdisk tersebut sudah mampir ditempat sampah.
Dari cerita diatas, saya hanya ingin mengatakan bahwa kita harus bijak dalam menentukan kapasitas flashdisk yang hendak kita beli. Dilihat dari fungsinya sebagai media pertukaran data, maka kapasitas flashdisk tentunya tidak perlu terlalu besar dan pada kenyataannya kapasitas flashdisk pun bisa saja "menipu". Flashdisk ukuran 2GB - 4GB menurut saya sudah cukup untuk menyimpan file-file sementara.
3. Kecepatan Transfer data.
Kecepatan transfer data adalah kecepatan yang dimiliki Flashdisk untuk membaca data dan menyimpan data. Kecepatan membaca data biasanya lebih tinggi daripada kecepatan menyimpan.
Kecepatan transfer data ini nantinya nantinya akan menurun jika menggunakan kabel USB atau USB hub. Untuk mengecek kecepatan transfer data dari USB Flashdisk, kita bisa menggunakan aplikasi USB Flash Benchmark dari usbflashspeed.com.
4. Bahan dan Bentuk Casing Flashdisk
Selain faktor seni hal yang penting menurut saya dari bahan dan bentuk casing ini adalah desainnya harus kokoh dan dapat melindungi flashdisk dari benturan apabila terjatuh misalnya. Saya sendiri lebih menyukai casing flashdisk yang terbuat dari bahan karet.
5. Fitur Security
Bagi Anda yang ingin menyimpan data-data penting dalam flashdisk, ada baiknya untuk memilih Flash Disk yang mempunyai fitur security hardware encryption seperti pada USB Security Flash Disk NETAC dan IronKey. Tetapi harga flash disk jenis ini lumayan mahal. Untuk menambahkan fitur enkripsi pada flash disk temen-temen bisa menggunakan software proteksi data pada flash disk, menggunakan enkripsi file atau menggunakan aplikasi TrueCrypt.
6. Perhatikan Faktor Keaslian Flash Disk
Hal yang harus kita perhatikan dalam memilih Flashdisk selanjutnya adalah faktor keaslian (original) dari flash disk itu sendiri. Agar flash disk yang kita beli merupakan flashdisk original, ada baiknya kita membeli flash disk dari toko terpercaya dan jangan mudah tergiur dengan harga murah yang ditawarkan. Selengkapnya tips untuk memilih flashdisk falsu dan original bisa dilihat disini.
Demikianlah beberapa tips sederhana cara memilih flash disk. Mudah-mudahan ada manfaatnya.
Beberapa kerusakan Flashdisk seperti flashdisk yang terbaca 0 byte, flashdisk error dan beberapa kerusakan flashdisk lainnya masih bisa diperbaiki dengan menggunakan software untuk memperbaiki flashdisk. Tetapi data yang tersimpan didalamnya kadang tidak dapat diselamatkan. Untuk itu pandai-pandailah memilih USB Flashisk sebelum memutuskan untuk membelinya.
Berikut ini adalah beberapa tips dalam memilih USB Flashdisk yang akan kita beli:
1. Merek Flashdisk
Menentukan merek flashdisk tujuan utamanya adalah berkaitan dengan kualitas, standarisasi produk, dukungan software, garansi dan layanan purna jual dari flashdisk tersebut. Dipasaran banyak sekali merek flashdisk yang tersedia seperti misalnya : ADATA, KINGSTON, HP, TRANSCEND, NEXUS, SANDISK, PENDRIVE dan masih banyak lagi.
Untuk mencari merek yang mempunyai reputasi "baik" dalam hal kualitas dan layanan, kita bisa mencari tau di internet seperti lewat forum, blog dan situs jual beli online, disini kita pilih yang most selling atau banyak direview dan direkomendasikan orang lain. Kemudian kita cari website resminya untuk melihat-lihat fitur dan layanan yang tersedia.
2. Kapasitas Penyimpanan
Mengenai kapasitas peyimpanan Flashdisk ini saya mempunyai cerita dari pengalaman seorang teman. Waktu itu dia membeli sebuah flashdisk secara online dengan kapasitas flashdisk sebesar 250GB dengan harga Rp 150.000,- Harga yang menurut saya sangat murah untuk kapasitas sebesar itu, sayapun dalam hati cuma bisa berkata "Flashdisk ini sepertinya palsu dan tak akan bertahan lama". Benar saja hanya dalam hitungan minggu, flashdisk tersebut sudah mampir ditempat sampah.
Dari cerita diatas, saya hanya ingin mengatakan bahwa kita harus bijak dalam menentukan kapasitas flashdisk yang hendak kita beli. Dilihat dari fungsinya sebagai media pertukaran data, maka kapasitas flashdisk tentunya tidak perlu terlalu besar dan pada kenyataannya kapasitas flashdisk pun bisa saja "menipu". Flashdisk ukuran 2GB - 4GB menurut saya sudah cukup untuk menyimpan file-file sementara.
3. Kecepatan Transfer data.
Kecepatan transfer data adalah kecepatan yang dimiliki Flashdisk untuk membaca data dan menyimpan data. Kecepatan membaca data biasanya lebih tinggi daripada kecepatan menyimpan.
Kecepatan transfer data ini nantinya nantinya akan menurun jika menggunakan kabel USB atau USB hub. Untuk mengecek kecepatan transfer data dari USB Flashdisk, kita bisa menggunakan aplikasi USB Flash Benchmark dari usbflashspeed.com.
4. Bahan dan Bentuk Casing Flashdisk
Selain faktor seni hal yang penting menurut saya dari bahan dan bentuk casing ini adalah desainnya harus kokoh dan dapat melindungi flashdisk dari benturan apabila terjatuh misalnya. Saya sendiri lebih menyukai casing flashdisk yang terbuat dari bahan karet.
5. Fitur Security
Bagi Anda yang ingin menyimpan data-data penting dalam flashdisk, ada baiknya untuk memilih Flash Disk yang mempunyai fitur security hardware encryption seperti pada USB Security Flash Disk NETAC dan IronKey. Tetapi harga flash disk jenis ini lumayan mahal. Untuk menambahkan fitur enkripsi pada flash disk temen-temen bisa menggunakan software proteksi data pada flash disk, menggunakan enkripsi file atau menggunakan aplikasi TrueCrypt.
6. Perhatikan Faktor Keaslian Flash Disk
Hal yang harus kita perhatikan dalam memilih Flashdisk selanjutnya adalah faktor keaslian (original) dari flash disk itu sendiri. Agar flash disk yang kita beli merupakan flashdisk original, ada baiknya kita membeli flash disk dari toko terpercaya dan jangan mudah tergiur dengan harga murah yang ditawarkan. Selengkapnya tips untuk memilih flashdisk falsu dan original bisa dilihat disini.
Demikianlah beberapa tips sederhana cara memilih flash disk. Mudah-mudahan ada manfaatnya.
Mengenal Fragmentasi dan Defragmentasi Hardisk
Pada awalnya setiap file-file ditulis pada suatu hardisk dalam lokasi yang tersusun rapi/ saling berdekatan, tidak ada free space (ruang kosong) diantara file-file tersebut. Seiring dengan berjalannya waktu, tidak hanya file-file baru saja yang terus mengisi hardisk, tetapi terjadi juga perubahan pada file-file lama, menjadi bertambah, berkurang bahkan terhapus.
Dampak dari aktifitas tersebut menyebabkan suatu kondisi dimana peletakan file-file tidak tersusun rapi lagi, dimana sering terdapat ruang kosong karena data yang terhapus dan peletakan potongan file baru yang tidak beraturan lagi. Hal ini yang menyebabkan ruang penyimpanan pada hardisk digunakan secara tidak efisien dan bisa mengurangi kapasitas penyimpanan. inilah yang biasa disebut dengan istilah "fragmentasi pada hardisk".
Fragmentasi pada hardisk merupakan hal wajar dan tidak dapat dihindari. Tetapi dampak dari fragmentasi hardisk ini bisa menyebabkan komputer berjalan sangat lambat karena ada waktu tambahan untuk "mencari-cari" lokasi beberapa potongan file yang tersebar secara tidak beraturan tersebut.
Bagaimana cara mengatasi Fragmentasi Hardisk
Untuk mengatasi fragmentasi hardisk tersebut, yang harus kita lakukan tentunya adalah menyusun ulang kembali file-file yang tersimpan secara tidak beraturan tersebut yang diistilahkan dengan "defragmentasi hardisk". Ilustrasi sederhana tentang fragmentasi dan defragmentasi pada hardisk dapat dilihat pada gambar dibawah:
Seperti terlihat pada gambar, pada awalnya file terseusun secara rapih, kemudian setelah ada penambahan pada file pertama maka akan terjadi fragmentasi hardisk. Dengan menjalankan defragmentasi maka file-file dalam hardisk kembali tersusun secara rapih.
Untuk melakukan defragmentasi hardisk tersebut kita bisa menggunakan Tool bawaan windows atau menggunakan beberapa aplikasi pihak ketiga seperti defragler dan mydefrag.
Berikut cara untuk menjalankan apliaksi defrag hardisk dengan tool bawaaan pada windows 7:
Dampak dari aktifitas tersebut menyebabkan suatu kondisi dimana peletakan file-file tidak tersusun rapi lagi, dimana sering terdapat ruang kosong karena data yang terhapus dan peletakan potongan file baru yang tidak beraturan lagi. Hal ini yang menyebabkan ruang penyimpanan pada hardisk digunakan secara tidak efisien dan bisa mengurangi kapasitas penyimpanan. inilah yang biasa disebut dengan istilah "fragmentasi pada hardisk".
Fragmentasi pada hardisk merupakan hal wajar dan tidak dapat dihindari. Tetapi dampak dari fragmentasi hardisk ini bisa menyebabkan komputer berjalan sangat lambat karena ada waktu tambahan untuk "mencari-cari" lokasi beberapa potongan file yang tersebar secara tidak beraturan tersebut.
Bagaimana cara mengatasi Fragmentasi Hardisk
Untuk mengatasi fragmentasi hardisk tersebut, yang harus kita lakukan tentunya adalah menyusun ulang kembali file-file yang tersimpan secara tidak beraturan tersebut yang diistilahkan dengan "defragmentasi hardisk". Ilustrasi sederhana tentang fragmentasi dan defragmentasi pada hardisk dapat dilihat pada gambar dibawah:
Seperti terlihat pada gambar, pada awalnya file terseusun secara rapih, kemudian setelah ada penambahan pada file pertama maka akan terjadi fragmentasi hardisk. Dengan menjalankan defragmentasi maka file-file dalam hardisk kembali tersusun secara rapih.
Untuk melakukan defragmentasi hardisk tersebut kita bisa menggunakan Tool bawaan windows atau menggunakan beberapa aplikasi pihak ketiga seperti defragler dan mydefrag.
Berikut cara untuk menjalankan apliaksi defrag hardisk dengan tool bawaaan pada windows 7:
- Klik Start - All Program - Accessories - System Tools - Disk Defragmenter.
- Klik Analyze untuk melihat seberapa banayk persentase fragmentasi pada hardisk
- Klik Defragment Disk untuk memulai men-defrag hardisk.
- Apabila diperlukan kita juga bisa menjadwalkan defragmentasi hardisk dengan klik Configure schedule..
14 April 2012
Restore File menggunakan ShadowExplorer
Masih berkaitan dengan postingan kemaren tentang memanfaatkan feature Shadow Copy Windows 7,
kali ini saya akan menggunakan salah satu software aplikasi yang
berfungsi untuk melihat semua file atau folder yang dibuat oleh
fasilitas Shadow Copy yaitu ShadowsExplorer.
Seperti telah kita ketahui sebelumnya, bahwa file-file backup yang dibuat oleh feature Shadow Copy ini dapat kita lihat dalam jendela proprties tiap-tiap file atau folder pada tab "Previous Version". Aplikasi ShadowExplorer dibuat untuk memudahkan untuk mengakses dan merestore data dari file-file backup tersebut.
Berikut cara restore file menggunakan ShadowExplorer:
Seperti telah kita ketahui sebelumnya, bahwa file-file backup yang dibuat oleh feature Shadow Copy ini dapat kita lihat dalam jendela proprties tiap-tiap file atau folder pada tab "Previous Version". Aplikasi ShadowExplorer dibuat untuk memudahkan untuk mengakses dan merestore data dari file-file backup tersebut.
Berikut cara restore file menggunakan ShadowExplorer:
- Download Aplikasi ShadowExplorer [disini].
- Install dan jalankan aplikasinya. Tampilan jendela ShadowExplorer kurang lebih seperti dibawah:
- Dari tampilan diatas kita bisa memilih untuk mengakses file-file backup berdasarkan waktu tertentu yang telah dibuat.
- Selanjutnya apabila kita ingin merestore file atau folder, kita tinggal klik kanan pada file atau folder tersebut dan klik Export.
- Tentukan lokasi penyimpanan dan klik OK.
13 April 2012
Tips yang Berguna Dalam Perawatan Monitor Komputer Anda
Monitor komputer atau laptop kita merupakan salah satu hardware mengemban fungsi vital dari keseluruhan kegiatan kita dalam menggunakan komputer. Sekarang ini sudah ada beberapa jenis monitor yang beredar dipasaran, mulai dari monitor CRT (Catode Ray Tube) yang konvensional, LCD (Liquid Crystal Display) dan juga LED (Light Emitting Diode) monitor.
Monitor CRT sudah mulai banyak ditinggalkan penggunannya karena teknologinya yang sudah mulai terkesan usang dan tidak hemat energi. Monitor LCD dan LED banyak digunakan beberapa tahun belakangan ini karena ukurannya yang lebih hemat tempat, praktis, mampu menghasilkan warna yang jauh baik dan lebih banyak dibandingkan monitor CRT biasa serta hemat energi. Namun monitor LCD dan LED memiliki permukaan yang lebih sensitif dan mudah tergores dibandingkan monitor CRT yang berbahan dasar kaca, sehingga perlu perawatan ekstra hati-hati untuk itu.
Agar monitor kita selalu tetap terlihat jernih, bersih dan bekerja seoptimal mungkin, maka kita perlu melakukan perawatan berkala untuk itu. Sebelum memulai kegiatan “bersih-bersih” ini sebaiknya komputer ataupun laptop dalam keadaan mati atau tidak terhubung aliran listrik. Berikut adaalah beberapa tips merawat monitor baik monitor CRT, LCD, maupun LED yang dapat anda lakukan dirumah, antara lain:

1. Perawatan LCD Laptop
Untuk melakukan perawatan LCD laptop, dapat anda lakukan dengan mengikuti beberapa pedoman di bawah ini:
- Gunakan screen protector untuk melindungi layar dari goresan dan debu
- Jangan menekan permukaan layar laptop
- Hindari membuka/menutup laptop dari permukaan LCDnya, sebaiknya anda melakukan buka/tutup dengan kedua tangan memegang kedua ujung laptop tersebut secara perlahan dan tidak dibanting.
- Jangan membiasakan laptop dalam keadaan terus terbuka walapun tidak digunakan, agar mencegah debu menempel di permukaan LCD
- Gunakan penutup anti debu atau simpan laptop dalam tas laptop jika sudah tidak digunakan lagi.
- Jangan memfungsikan laptop anda sebagai “meja” atau alas dengan meletakkan berbagai barang di atas permukaan laptop pada saat laptop tertutup. Begitu pula jangan meletakkan benda diantara layar dan keyboard pada saat laptop dalam keadaan terbuka.
- Jangan menyemprotkan cairan pembersih langsung ke LCD laptop.

- Gunakan cairan pembersih khusus untuk LCD laptop anda ataupun juga dapat menggunakan cairan pembersih lensa kamera digital ataupun kamera profesional. Cara penggunaannya pun dengan menyemprotkan cairan pembersih ke permukaan kain halus atau tissue yang sudah disediakan.
- Kita juga dapat membersihkan layar laptop dan bagian celah keyboard dan lainnya dengan menggunakan sikat lembut yang memang diperuntukkan untuk itu.
- Hindari penggunaan cairan pembersih yang berbahan dasar alhokol, ammonia, aseton, toluene, asam etil atau metal klorida atau lainnya karena bahan kimia tersebut bereaksi buruk dengan layar monitor kita dan dapat berefek kerusakan atau memperpendek usia pakai monitor tersebut.
Pada dasarnya perawatannya hampir sama dengan perawatan layar laptop. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan:
- Untuk monitor CRT, kita dapat membersihkan dengan menyemprotkan cairan pembersih langsung ke layar dan menggukan kain halus ataupun tissue. Hal ini dapat dilakukan karena monitor CRT permukaannya berbahan dasar kaca (walaupun cara ini tidak direkomendasikan untuk dilakukan berkelanjutan), namun jangan sekali-kali menyemprotkan cairan ke layar LCD atau LED karena akan menyebabkan layarnya menjadi kekuningan.
- Jangan menutup ventilasi atau lubang sirkulasi udara pada monitor dengan meletakkan barang di atasnya.
- Siapkan perlengkapan kita seperti kain halus / tissue, kuas, sikat lembut dan cairan pembersih.

- Sebelum melakukan pembersihan, ada baiknya anda memutuskan daya yang tersambung ke aliran listrik (melepas kabel power supply) dan juga koneksi ke CPU, kabel koneksi USB, ethernet ataupun kabel koneksi lainnya.
- Proses pengelapan dengan kain halus atau tissue dilakukan secara perlahan dan dengan gerakan searah agar tidak terjadi goresan halus dipermukaannya.
- Jangan meletakkan monitor kita dekat dengan barang-barang elektronik yang memiliki kecenderungan menghasilkan medan elektromagnetik yang besar seperti televisi, speaker, tape dan lainnya karena akan menghasilkan gelombang elektromagnetik yang menggangu tampilan layar monitor itu sendiri.
- Jangan meletakkan monitor terpapar sinar matahari langsung.
- Bagian pinggir monitor kita dapat dibersihkan dengan pembersih serbaguna (umumnya berbahan dasar silicon) namun hati-hati agar tidak sampai terkena layar monitor itu sendiri.
Selamat mencoba!
09 April 2012
SpeedFan, Tools Canggih untuk Memonitor Kecepatan Kipas dan Suhu Komputer
Setiap jam, bahkan setiap hari kita pasti menggunakan komputer selama
berjam-jam, komputer kita menjadi panas. Untuk itu kita biasanya
memasangi kipas atau pendingin dalam CPU kita atau kipas tambahan
dibawah laptop / notebook. Dan untuk menambah atau memaksimalkan kerja kipas, maka terdapat suatu software yang dapat memanage itu semua. Yaitu SpeedFan.
SpeedFan adalah program yang berfungsi untuk memonitor tegangan, kecepatan kipas dan suhu di komputer dengan menggunakan sensor hardware yang ada. SpeedFan bahkan bisa mengakses informasi S.M.A.R.T. dan menunjukkan suhu hard disk (termasuk drive SCSI). Sedangkan fitur utama SpeedFan adalah untuk mengatur kecepatan putaran kipas pada komputer (Proccessor, GPU, Chipset) agar sesuai dengan keinginan dan kodisi yang ada.
Tujuan utama dari SpeedFan adalah untuk menunjukkan kepada penggunanya apa yang sebenarnya terjadi di mesin mereka. Ketika diminimalkan, pembacaan suhu ini ditunjukkan pada tombol kanan dari desktop. Ketika SpeedFan berada dalam jendela yang terbuka Anda dapat melihat secara keseluruhan lebih banyak. Dari kecepatan fan ke tegangan total, Anda dapat melihat apapun dan semua kipas saat ini.
Pertama-tama, Anda harus mengidentifikasi sensor suhu yang mana. SpeedFan secara ketat berpegang pada lembar data yang tersedia untuk setiap chip sensor.
Harap diingat bahwa monitor hardware adalah chip yang memiliki beberapa pin (konektor kecil) yang harus terhubung ke beberapa perangkat keras tambahan (probe temperatur, termistor atau termokopel) agar mampu membaca suhu.
Bila Anda telah mengidentifikasi dengan benar dimana sensor temperatur tersebut, cobalah turunkan kecepatan kipas masing-masing dan lihatlah kecepatan dan suhu yg dilaporkan. Jika Anda tidak mengizinkan SpeedFan untuk mengubah kecepatan kipas dan mengatur semua kecepatan terlalu rendah, maka SpeedFan tidak akan bisa untuk menghindari overheating.
Berikut adalah beberapa fitur utama “SpeedFan”:
Dengan adanya software bantu seperti speedfan ini, sangat bermanfaat
bagi kita untuk merawat atau maintanance komputer kita sehari-hari.
Komputer bisa tetap awet karena tidak akan terjadi overheating karena
sudah terkontrol dengan bantuan software gratis ini
SpeedFan adalah program yang berfungsi untuk memonitor tegangan, kecepatan kipas dan suhu di komputer dengan menggunakan sensor hardware yang ada. SpeedFan bahkan bisa mengakses informasi S.M.A.R.T. dan menunjukkan suhu hard disk (termasuk drive SCSI). Sedangkan fitur utama SpeedFan adalah untuk mengatur kecepatan putaran kipas pada komputer (Proccessor, GPU, Chipset) agar sesuai dengan keinginan dan kodisi yang ada.
Tujuan utama dari SpeedFan adalah untuk menunjukkan kepada penggunanya apa yang sebenarnya terjadi di mesin mereka. Ketika diminimalkan, pembacaan suhu ini ditunjukkan pada tombol kanan dari desktop. Ketika SpeedFan berada dalam jendela yang terbuka Anda dapat melihat secara keseluruhan lebih banyak. Dari kecepatan fan ke tegangan total, Anda dapat melihat apapun dan semua kipas saat ini.
Pertama-tama, Anda harus mengidentifikasi sensor suhu yang mana. SpeedFan secara ketat berpegang pada lembar data yang tersedia untuk setiap chip sensor.
Harap diingat bahwa monitor hardware adalah chip yang memiliki beberapa pin (konektor kecil) yang harus terhubung ke beberapa perangkat keras tambahan (probe temperatur, termistor atau termokopel) agar mampu membaca suhu.
Bila Anda telah mengidentifikasi dengan benar dimana sensor temperatur tersebut, cobalah turunkan kecepatan kipas masing-masing dan lihatlah kecepatan dan suhu yg dilaporkan. Jika Anda tidak mengizinkan SpeedFan untuk mengubah kecepatan kipas dan mengatur semua kecepatan terlalu rendah, maka SpeedFan tidak akan bisa untuk menghindari overheating.
Berikut adalah beberapa fitur utama “SpeedFan”:
- menangani hampir semua nomor South Bridge
- menangani hampir semua jumlah chip pemonitor hardware
- menangani hampir sejumlah pembacaan suhu
- menangani hampir sejumlah pembacaan tegangan
- menangani hampir sejumlah pembacaan kecepatan kipas
- menangani hampir semua jumlah PWM
- Unduh terlebih dahulu installernya di http://www.almico.com/sfdownload.php
- Kemudian jalankan installernya seperti biasa
- Jalankan softwarenya, dan gambar dibawah akan muncul ketika kita membuka program ini, disini terlihat detail temperature hardware, mulai dari harddsik, prosesor, hingga CPU. Serta voltase atau tegangan yang berada dalam komputer.

- Gambar dibawah merupakan detail-detail dari suhu sekaligus kecepatan kipas yang menyertai hardware tersebut.

- Gambar ketika kita menginginkan konfigurasi pada kipas untuk tiap-tiap hardware

- Gambar ketika kita menginginkan konfigurasi pada voltase untuk tiap-tiap hardware

- Dan yang paling hebat dari software ini adalah Fan Control, kita bisa mengatur secara bebas kipas kita dengan settingan semau keinginan kita.

Menyembuhkan File Yang Ter-Infeksi Virus
Banyak aplikasi bertebaran di Internet
mulai yang gratis sampai berbayar sekalipun mudah di jumpai. Hal ini
lah yang memacu para pembuat virus untuk menciptakan aplikasi perusak
atau pencuri data. Seiring berkembangnya tekhnologi, aplikasi tersebut
lantas di beri gelar Virus. Dari tahun ke tahun Virus Komputer mengalami
perkembangan yang pesat. Kemudian beberapa pabrikan Software menciptakan Software Anti-Virus.

Sejalan dengan perkembangan itu pula lah banyak Virus yang semakin “lihai” menghindar dari pemeriksaan Anti-Virus. Ada juga Virus yang menyamar sebagai aplikasi bahkan file yang menarik perhatian untuk kemudian secara perlahan “menggerogoti” Sistem operasi Anda.
Tetapi ada beberapa Virus malah hanya sekedar iseng yaitu menyembunyikan file. Anda pasti sering merasa kesal apabila file dokumen untuk keperluan kantor Anda hilang tiba-tiba dari hard disk Anda. Sementara file asli nya di sembuntikan oleh si Virus, maka sang Virus pun berubah menjadi File tersebut agar ter-eksekusi oleh Administrator yaitu Anda. Bagaimana cara mengatasi hal ini?

Sejalan dengan perkembangan itu pula lah banyak Virus yang semakin “lihai” menghindar dari pemeriksaan Anti-Virus. Ada juga Virus yang menyamar sebagai aplikasi bahkan file yang menarik perhatian untuk kemudian secara perlahan “menggerogoti” Sistem operasi Anda.
Tetapi ada beberapa Virus malah hanya sekedar iseng yaitu menyembunyikan file. Anda pasti sering merasa kesal apabila file dokumen untuk keperluan kantor Anda hilang tiba-tiba dari hard disk Anda. Sementara file asli nya di sembuntikan oleh si Virus, maka sang Virus pun berubah menjadi File tersebut agar ter-eksekusi oleh Administrator yaitu Anda. Bagaimana cara mengatasi hal ini?
- Klik kanan pada Start menu > Explorer.

- Lalu klik menu Tools > Folder Options.

- Kemudian pilih menu tab View, klik radio button Show Hidden Files and folders kemudian Un-Checklist pada pilihan Hide Extensions for know file type. Lainnya biarkan saja default > klik OK.

- Maka pada beberapa folder dan file yang di sembunyikan oleh virus terlihat samar-samar.

- Kemudian kembali klik Start Menu >RUN lalu ketikkan cmd > Enter.

- Masukklah ke folder yang terkena virus tadi, pada artikel kali ini
penulis mencontohkan misalnya file yang terkena virus berasal dari drive
C. Ketikkan C: pada Command Promt lalu Enter.

- Ketiikan perintah ATTRIB *.* -s -h -r /s/d lalu tekan Enter. Untuk mengetahui perintah lainnya bisa dengan cara mengetik perintah help.
- Sekarang semua file yang tersebunyi dapat terbuka.
Cara Repair Windows Tanpa Install Ulang
Ada banyak software yang bisa kita gunakan untuk memperbaiki kerusakan Windows. Salah satunya yang pernah saya ulas adalah software XP Quick Fix (untuk memperbaiki Windows XP) atau 7 Quick Fix
(untuk memperbaiki Windows 7). Selain software tersebut minggu kemarin
saya telah mencoba sebuah software yang berfungsi hampir sama yaitu
software Windows Repair (All In One).
Beberapa kerusakan Windows yang dapat diperbaiki oleh Windows Repair ini diantaranya adalah:
Berbeda dengan XP Quick Fix yang langsung memperbaiki windows dengan sekali klik, aplikasi Windows Repair memberikan kita guide berupa tahap-tahap yang sebaiknya kita lakukan dalam melakukan perbaikan Windows, yaitu:
Tertarik untuk mencoba aplikasi Windows Repair (3.9MB), download aplikasinya [disini]
Beberapa kerusakan Windows yang dapat diperbaiki oleh Windows Repair ini diantaranya adalah:
- Reset Registry Permissions
- Reset File Permissions
- Register System Files
- Repair WMI
- Repair Windows Firewall
- Repair Internet Explorer
- Repair MDAC & MS Jet
- Repair Hosts File
- Remove Policies Set By Infections
- Repair Icons
- Repair Winsock & DNS Cache
- Remove Temp Files
- Repair Proxy Settings
- Unhide Non System Files
- Repair Windows Updates
- Repair CD/DVD Missing/Not Working
Berbeda dengan XP Quick Fix yang langsung memperbaiki windows dengan sekali klik, aplikasi Windows Repair memberikan kita guide berupa tahap-tahap yang sebaiknya kita lakukan dalam melakukan perbaikan Windows, yaitu:
- Membersihkan Computer dari Malware, virus dan sebagainya.
Pada tahap ini kita akan diberikan link untuk mendownload antivirus dan malware cleaner. Apabila Anda yakin komputer tidak terinfeksi virus maka langkah no 1 ini bisa diabaikan. - Memperbaiki kerusakan File System pada Hardisk.
Langkah kedua adalah pengecekan hardisk dari adanya file system yang error. Tool yang digunakan adalah utility Check Disk bawaan Windows yang terbukti cukup ampuh untuk memperbaiki kerusakan file system hardisk. Sebaiknya lakukan saja langkah pengecekan file system ini. - Menjalankan System File Check (SFC).
Langkah selanjutnya yang juga sebaiknya kita lakukan untuk memperbaiki kerusakan windows adalah dengan menjalankan tool System File Checker. System file checker berfungsi untuk melakukan pengecekan pada seluruh file windows dan memperbaikinya bila ada kerusakan. - Registry Backup & System Restore.
Langkah terakhir sebelum melaukan perbaikan windows adalah dengan membuat System Restore Point dan Registry Backup, untuk jaga-jaga apabila proses perbaikan system windows tidak berjalan mulus. - Start Repair.
Dalam langkah Repair Windows ini ada 3 opsi yang dapat kita pilih yaitu Basic Mode, Advanced Mode dan Custom Mode. Selanjutnya klik Start untuk memulai.
Tertarik untuk mencoba aplikasi Windows Repair (3.9MB), download aplikasinya [disini]
Cara Mudah Merawat Komputer
Langkah merawat komputer merupakan hal yang biasanya kurang mendapat
perhatian dari sebagian besar pemilik atau pengguna komputer itu
sendiri. Biasanya kita baru "teriak" kalau komputer yang kita
pakai mengalami kerusakan. Sebenarnya merawat komputer merupakan
tindakan rutin yang sudah seharusnya dilakukan para penguna komputer
untuk tetap menjaga performa komputer dalam kondisi terbaik.
Dalam artikel ini saya akan berbagi tips tentang cara merawat komputer secara umum khususnya bagi komputer dengan sistem operasi Windows.
Cara Merawat Hardware Komputer
Hal pertama yang harus kita lakukan adalah melakukan tindakan perawatan terhadap komponen hardware komputer. Disini saya biasanya melakukan beberapa perawatan seperti:
Hal kedua yang tidak kalah pentingnya tentu saja adalah merawat software atau system operasi komputer. Ada beberapa tindakan perawatan komputer secara software yang dapat kita lakukan diantaranya adalah sebagai berikut:
Demikianlah tips singkat cara merawat komputer, yang sebaiknya dilakukan secara berkala tergantung dari kebutuhan masing-masing pengguna Komputer. Jika ada masukan lainnya tentang cara merawat komputer ini, silahkan menambahkan melalui komentar dibawah, semoga bermanfaat.
Dalam artikel ini saya akan berbagi tips tentang cara merawat komputer secara umum khususnya bagi komputer dengan sistem operasi Windows.
Cara Merawat Hardware Komputer
Hal pertama yang harus kita lakukan adalah melakukan tindakan perawatan terhadap komponen hardware komputer. Disini saya biasanya melakukan beberapa perawatan seperti:
- Menempatkan Komputer pada tempat dengan aliran sirkulasi udara yang baik. Hal ini sangat diperlukan untuk menghindari terjadinya overheat hardware komputer.
- Membersihkan debu secara rutin yang masuk dan menempel pada komponen hardware dalan casing CPU. Pembersihan dapat dilakukan dengan menggunakan bantuan kuas dan vacuum cleaner atau lebih baik lagi menggunakan angin dari kompresor sehingga pembersihan debu bisa maksimal. Tindakan ini dilakukan beberapa bilan sekali tergantung kondisi tiap-tiap komputer.
- Menggunakan Stabilizer agar aliran listrik yang masuk ke Power Supply senantiasa terjaga kestabilannya. Atau lebih baik lagi kalau menggunakan UPS (Uninteruptable Power Supply) sehingga bisa menjaga komputer dari kehilangan power listrik secara tiba-tiba.
- Khusus untuk komputer jenis laptop saya telah menulis cara merawat laptop ini dalam artiekl 9 Tips Cara Merawat Laptop.
Hal kedua yang tidak kalah pentingnya tentu saja adalah merawat software atau system operasi komputer. Ada beberapa tindakan perawatan komputer secara software yang dapat kita lakukan diantaranya adalah sebagai berikut:
- Membackup system komputer.
Membackup system komputer lebih dimaksudkan sebagai tindakan preventif maintenance, agar kita lebih mudah merecovery system ketika terjadi kerusakan. Untuk membackup system ini biasanya saya menggunakan bantuan software Macrium Reflec Free Edition, EaseUs ToDo Backup atau cukup dengan menjalankan utility System Restore (Create Restore Point) sebelum dan sesudah menginstall suatu aplikasi. - Menginstall dan Menjalankan Scan Komputer dengan Antivirus.
Installah sebuah Antivirus dan lakukan Scan Komputer dengan Antivirus tersebut secara berkala. Disini saya biasanya menggunakan Free Antivirus Avast atau AVG yang terbukti cukup ampuh melindungi komputer dari infeksi virus. Selain itu gunakan juga Malware Sanner lainnya seperti Malwarebyte atau Norman Malware Cleaner untuk memastikan komputer terbebas dari virus dan malware lainnya. - Lakukan Update Windows, Update Antivirus dan Software lainnya.
Secara otomatis atau manual, lakukanlah update terhadap Windows, Antivirus dan software lainnya seperti Ms Office, Browser, Java dan aplikasi lainnya, sehingga selain menutup celah keamanan kita juga bisa menggunakan fitur terbaru dari berbagai aplikasi tersebut. - Lakukan Optimasi System.
Untuk melakukan optimasi System ini kita bisa menggunakan beberapa tools bawaan windows seperti berikut :- Disk Clean Up, untuk melakukan pembersihan file-file yang sudah tidak diperlukan.
- Check Disk, untuk memeriksa dan memperbaiki system file pada hardisk.
- Disk Defragmenter, untuk melakukan optimasi hardisk dengan cara menyusun ulang file-file yang "berserakan" pada hardisk.
Demikianlah tips singkat cara merawat komputer, yang sebaiknya dilakukan secara berkala tergantung dari kebutuhan masing-masing pengguna Komputer. Jika ada masukan lainnya tentang cara merawat komputer ini, silahkan menambahkan melalui komentar dibawah, semoga bermanfaat.
Membuat Daftar Isi dan Gambar Otomatis di Microsoft Word 2007
Jika anda pengguna aplikasi pengolahan kata Microsoft word versi 2003 maka cara untuk membuat daftar isi banyak di lakukan secara manual. Padahal berangkat dari versi ini lah cara itu sudah bisa di lakukan, tetapi belum banyak yang mengetahuinya. Kemudian pada versi Office 2007 fitur ini sudah di sempurnakan dan lebih mudah cara penggunaannya.
Cara-cara melakukannya adalah sebagai berikut:
- Ketikkan lah sebuah artikel di Microsoft Word 2007 Anda.

- Blok lah Judul atau Sub bab yang akan Anda buat menjadi daftar isi.
Lalu tentukan heading untuk masing-masing judul dan sub bab. Urutannya
menunjukkan hierarki dalam semua Daftar (Contoh: judul 1, judul2, judul3, dan seterusnya.).

- Kemudian apabila sudah selesai melakukan blok, arahkan kursor ke suatu halaman baru di dokumen. Lalu pilihlah Tab Refrences.

- Klik menu Table of contents, lalu akan keluar beberapa pilihan
tabel. Pilih salah satu yang Anda anggap cocok untuk pekerjaan Anda.
Pada contoh kali ini penulis menggunakan pilihan Automatic Table 1.

- Maka secara otomatis daftar isi akan muncul di dalam dokumen yang tadinya sudah anda buat.

- Hampir sama untuk membuat daftar gambar, Caranya pilih gambar yang ingin di masukkan, klik kanan > Text Wrapping > In Line Text.

- Kemudian klik kanan lagi > Insert Caption.

- Pada pilihan Caption klik New Label lalu ketikkan gambar > OK.

- Kembali ke mu Caption, Pilih label Gambar kemudian klik OK.

- Secara Otomatis akan muncul Identitas gambar beserta nama label yang tadi sudah Anda buat (label gambar).

- Lakukan hal yang sama untuk gambar berikutnya hingga semua gambar telah di beri Caption.
- Lalu klik Tab Refrences > Insert Table of Figures.

- Jika keluar jendela pengaturannya, klik saja OK. Maka secara otomatis daftar gambar akan keluar selayaknya daftar isi.

Selamat mencobanya!
Subscribe to:
Posts (Atom)









